4 Bulan Belum Terima Honor, F-SPSI NIBA Desak Pemerintah Segera Bertindak

Lap by: Afrizal ~ Edt by: Rms

LINGGAPara Supir Bus Sekolah di Kabupaten Lingga mengeluhkan belum menerima gaji atau honor selama Empat (4) Bulan terakhir (AprilJuli2025). Kondisi ini memberatkan para supir, serta mengganggu aktivitas siswa/i pengguna jasa bus sekolah.

Salah seorang supir bus sekolah, yang enggan disebutkan namanya, telah mengungkapkan keluh-kesahnya kepada Ketua F-SPSI NIBA, Christophorus Mercurius.

Diungkap Ketua F-SPSI, dimasa sulit ini gaji atau honor rekan-rekan supir belum dibayarkan. Yang menjadi keluhan dasar ialah, anak dan istri mereka di rumah harus makan. Sementara mereka tetap bekerja demi anak-anak sekolah. Tapi hak-hak supir terabaikan.

Ia juga menambahkan bahwa para supir setiap hari sudah bangun subuh dini hari, mengoperasikan bus, dan melayani siswa/siswi demi kelancaran kegiatan belajar di sekolah untuk generasi Bangsa.

*Kami ikut berperan mencerdaskan anak-anak bangsa, memastikan mereka sampai ke sekolah tepat waktu. Tapi dengan kondisi seperti ini, seolah jerih payah kami tidak dihargai,” ujarnya meniru.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPSI) NIBA Kabupaten Lingga, dan ketua Bidang PHI (Penyelesaian Hubungan Industrial) ADI. S, meminta pihak terkait segera turun tangan agar segera menyelesaikan permasalahan supaya tidak berlarut-larut.

“Jagan orang di suruh bekerja tetapi hak-nya tidak di berikan. Lain lagi SIM supir banyak yang mati dan tidak dapat memperpanjangnya. Gaji tidak dibayarlah menjadi sebab musibabnya,” paparnya.

Jangan suruh orang bekerja tapi hak-haknya gak dipenuhi. Pemkab Lingga atau Instansi terkait harus bertanggung jawab. Carikan solusi, dan bayarkan gaji mereka,” tegas Ketua F-SPSI NIBA.

Christophorus berharap, agar pemerintah daerah segera memberikan kejelasan secepatnya terkait pembayaran honor supir bus sekolah, demi kelancaran transportasi siswa dan kesejahteraan para supir.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *